Selasa, 07 Desember 2010

Sistem Klasifikasi

1. Sistem 2 Kingdom (carolus Linnaeus)

1) Kingdom Plantae

Ciri-cirinya memiliki dinding sel yang tersusun dari selulosa sehingga selnya kaku, berklorofil sehingga selnya mampu berfotosintesis.

Yang termasuk kerajaan tumbuhan adalah bakteri, jamur, alga, lumut jamur, paku-pakuan, dan tumbuhan berbiji.

2) Kingdom Animalia

Ciri-cirinya tidak berdinding sel, tidak berklorofil, dapat bergerak bebas.

Yang termasuk kerajaan hewan yaitu Protozoa, Porifera, Coelenterata, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata, Chordata.

2. Sistem 3 Kingdom (Ernst Haeckel)

1) Kingdom Plantae

Organisme yang umumnya bersifat autrotof, eukariot multiseluler, dan bereproduksi dengan spora.

2) Kingdom Animalia

Organisme yang umumnya bersifat heterotrof, dan eukariot multiseluler.

3) Kingdom Protista

Ciri-cirinya tubuh tersusun atas satu sel dan banyak sel yang belum terdiferensiasi.

Yang termasuk kingdom Protista adalah semua organisme bersel satu misalnya amoeba dan alga.

3. Sistem 4 Kingdom (Herbert Copeland)

1) Kingdom Monera

Ciri-cirinya memiliki inti tanpa membrane (prokarion)

2) Kingdom Protista

3) Kingdom Plantae

4) Kingdom Animalia

4. Sistem 5 Kingdom (Robert H. Whittaker)
1) Kingdom Monera

Ciri-cirinya organisme yang prokariotik (sel tidak memiliki membrane inti), tidak memiliki mitokondria, reticulum endoplasma, badan golgi, lisosom.

Yang termasuk kingdom Monera yaitu Archaebacteria, Eubacteria.

2) Kingdom Protista

3) Kingdom Fungi

Ciri-cirinya selnya eukariotik, heterotrof (menyerap zat organic dari lingkungan), tidak berklorofil, dinding sel dari zat kitin, sebagian besar hidup saprofit dan parasit.

Yang termasuk kingdom fungi yaitu semua jamur kecuali jamur lendir dan jamur air.

4) Kingdom Plantae

5) Kingdom Animalia

5. Sistem 6 Kingdom (Carl Woese)

1) Plantae

2) Animalia

3) Eubacteria

Ciri-cirinya prokariot bersel Satu

4) Archaebacteria

5) Protista

6) Fungi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar