1. Sistem 2 Kingdom (carolus Linnaeus)
1) Kingdom Plantae
Ciri-cirinya memiliki dinding sel yang tersusun dari selulosa sehingga selnya kaku, berklorofil sehingga selnya mampu berfotosintesis.
Yang termasuk kerajaan tumbuhan adalah bakteri, jamur, alga, lumut jamur, paku-pakuan, dan tumbuhan berbiji.
2) Kingdom Animalia
Ciri-cirinya tidak berdinding sel, tidak berklorofil, dapat bergerak bebas.
Yang termasuk kerajaan hewan yaitu Protozoa, Porifera, Coelenterata, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata, Chordata.
2. Sistem 3 Kingdom (Ernst Haeckel)
1) Kingdom Plantae
Organisme yang umumnya bersifat autrotof, eukariot multiseluler, dan bereproduksi dengan spora.
2) Kingdom Animalia
Organisme yang umumnya bersifat heterotrof, dan eukariot multiseluler.
3) Kingdom Protista
Ciri-cirinya tubuh tersusun atas satu sel dan banyak sel yang belum terdiferensiasi.
Yang termasuk kingdom Protista adalah semua organisme bersel satu misalnya amoeba dan alga.
3. Sistem 4 Kingdom (Herbert Copeland)
1) Kingdom Monera
Ciri-cirinya memiliki inti tanpa membrane (prokarion)
2) Kingdom Protista
3) Kingdom Plantae
4) Kingdom Animalia
4. Sistem 5 Kingdom (Robert H. Whittaker)
1) Kingdom Monera
Ciri-cirinya organisme yang prokariotik (sel tidak memiliki membrane inti), tidak memiliki mitokondria, reticulum endoplasma, badan golgi, lisosom.
Yang termasuk kingdom Monera yaitu Archaebacteria, Eubacteria.
2) Kingdom Protista
3) Kingdom Fungi
Ciri-cirinya selnya eukariotik, heterotrof (menyerap zat organic dari lingkungan), tidak berklorofil, dinding sel dari zat kitin, sebagian besar hidup saprofit dan parasit.
Yang termasuk kingdom fungi yaitu semua jamur kecuali jamur lendir dan jamur air.
4) Kingdom Plantae
5) Kingdom Animalia
5. Sistem 6 Kingdom (Carl Woese)
1) Plantae
2) Animalia
3) Eubacteria
Ciri-cirinya prokariot bersel Satu
4) Archaebacteria
5) Protista
6) Fungi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar