Rabu, 28 April 2010

Seruan jalan ke neraka dan surga

Kelak di hari kiamat ada seruan-seruan,” Segera ajukan Fir’aun untuk diadili !”
Lalu, Fir’aun mengenakan mahkota dari api neraka, memakai baju dari cairan aspal, dan mengendarai babi hutan.
Panggilan berikutnya,” Segeralah hidupkan orang-orang yang sombong”. Lalu orang-orang sombong datang berbondong-bondong dengan Fir’aun sebagai pemukannya. Mereka lalu dihalau ke neraka.
Panggilan berikutnya,” Datangkanlah Qabil dan orang-orang yang suka hasud !”
Qabil datang segera diikuti oleh orang-orang yang suka hasud. Mereka dihalau ke neraka dengan Qabil sebagai pemukanya.
Panggilan berikutnya,” datangkanlah ka’ab bin Asyraf dan orang yang suka menyembunyikan kebenaran kebenaran serta ilmu !”
Lalu, mereka dihalau ke neraka dengan ka’ab sebagai pemukanya.
Kemudian dipanggil Abu Jahal dan orang yang mendustakan Allah serta Rasullnya. Segera mereka datang dan dihalau ke neraka dengan Abu Jahal sebagai pemukanya.
Walid bin Al Mughirah dan orang yang suka menghina fakir miskin dipanggil . Lalu mereka datang dan dihalau ke neraka dan Walid sebagai pemukanya.
Berikutnya panggilan buat Ajda’ salah satu Nabi Luth dan orang yang berhomoseksual. Mereka segera datang dan Ajda’ sebagai pemukanya dihalau ke neraka.
Selanjutnya panggilan buat Imruul Qais dan para seniman pendusta. Mereka segera datang dan dihalau ke neraka. Imruul Qais sebagai pemukanya.
Kemudian dipanggilah Musailamah Al Kadzab dan para pendusta Al-Qur’an, mereka segera datang dan dihalau ke neraka dengan Musailamah sebagai pemukanya.
Kemudian datanglah iblis berikut pasukannya : para muazin yang terus berbuat salah, para qari yang lebih mengutamakan lagu daripada bacaan tajwid, para pembantunya adalah orang yang suka membuat kerusakan di bumi, para cendekiawan adalah orang yang suka menghina orang yang terkena musibah, benteng iblis adalah orang-orang yang mabuk arak dan enggan membayar zakat, pedagang yang suka memperjualkan barang terlarang, penabuh gendering iblis adalah ahli music yang menjadikan manusia lupa tuhannya. Pendukung iblis adalah petani anggur untuk dibuat minuman yang memabukkan. Lalu muncullah ular panjang, yang lehernya sejauh 70 tahun perjalanan. Ular itu menghalau mereka masuk ke neraka.
Allah berfirman,” Jibril, orang yang pertama masuk surga adalah Nabi Muhammad SAW”
Lalu dikepala beliau disematkan mahkota cahaya, di tubuh beliau dikenakan sutra hijau. Di depan beliau dililitkan 70000 panji. Ketika beliau memegang 1 bendera pujian, terdengarlah panggilan,” Di manakah orang-orang yang suka hidup sederhana dan berbuat baik pada para fuqaha, merekalah para pengikut Nabi Muhammad SAW berikut sunahnya. Silahkan kalian masuk surga bersama dengan Nabi kalian ini !”
Sesudah itu, Nabi Adam a.s. yang di kepalanya disematkan mahkota chaya dan di depannya dililitkan 8000 panji. Lalu ada seruan “ Di mana orang yang berhaji dan berumrah ?” Setelah semuanya berkumpul, Nabi Adam a.s. ditunjuk sebagai tokoh mereka di surga.
Selanjutnya Nabi Ibrahim a.s. yang di kepalanya disematkan mahkota cahaya (20000 panji),” Di manakah orang-orang yang suka menghormati tamu dan berbuat baik kepada musafir ? setelah semuanya berkumpul, Nabi Ibrahim ditunjuk sebagai tokoh mereka di surge.
Selanjutnya Nabi Yusuf a.s. didatangkan dengan 10000 panji di depannya. Lalu ada seruan,” Dimana orang-orang yang mampu mengekang hawa nafsu ?” Setelah mereka berkumpul, Nabi yusuf a.s. ditunjuk sebagai tokoh mereka di surga.
Selanjutnya Nabi Yahya a.s. Ada seruan,” Di mana orang-orang yang berbakti kepada para tetangga ?”. Setelah semuanya berkumpul, Nabi Yahya ditunjuk sebagai tokoh mereka di surga.
Selanjutnya Nabi Musa a.s. Ada seruan,” Di mana orang-orang yang berani berkata benar ?” Setelah mereka berkumpul, Nabi musa dijadikan tokoh mereka di surga.
Setelah itu, Nabi Harun. Ada seruan,” Di mana orang-orang yang berlaku adil dalam memerintah ?”. Setelah mereka berkumpul, Nabi Harun dijadikan tokoh mereka dalam surga.
Setelah itu Nabi Ayyub a.s. Ada seruan,” Di mana orang-orang yang sabar di saat menderita sakit dan kena musibah ?”. Setelah mereka datang, maka Nabi Ayyub a.s. dijadikan tokoh mereka di dalam surga.
Kemudian Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. Beliau datang dengan mahkota cahaya di kepalanya, dan sutra halus ditubuhnya. Ada seruan,” Di mana orang-orang yang jujur ?”. Kemudian datanglah mereka dan Abu Bakar menjadi tokoh mereka di surga.
Lalu, Umar bin Al Khattab r.a. Ada seruan,” Di mana orang-orang yang beramar ma’ruf nahi munkar ?”. Setelah mereka berkumpul, Umar menjadi tokoh mereka di surga.
Lalu Ali bin Abi Thallib. Ada seruan,” Di mana orang-orang yang berjihad fi sabilillah ?”. Setelah mereka datang, Ali menjadi tokoh mereka di surga.
Lalu Hasan r.a. dan Husein r.a. Ada seruan,” Di mana orang-orang yang dianiaya dan dibunuh karena ketaatannya kepada Allah ?”. Setelah mereka datang, Hasan dan Husein menjadi tokoh mereka di surga.
Kemudian Muadz bin Jalal r.a. Ada seruan,” Di mana para fuqaha atau ulama ahli agama ?”. Kemudian mereka datang, maka Muadz menjadi tokoh mereka di surga.
Selanjutnya Bilal Al Habsyi r.a. Ada seruan,” Di mana para muazin ?”. Setelah mereka datang, Bilal menjadi tokoh mereka di surga.
“Pada hari itu, manusia keluar dari kubur dalam kedaan yang bermacam-macam untuk melihat balasan perbuatan mereka” (Al-Qur’an Az-zalzalah : 6)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar